Sabtu, 02 Oktober 2010

Tindakan dalam Menghadapi Survival


Sikap mental seperti apa yang perlu kita lakukan agar keluar dari kondisi survival, dalam arti menguasai keadaan, dapat ditemukan dari kata kunci survival itu sendiri. Setiap huruf dari kata SURVIVAL merupakan singkatan dari langkah-langkah yang harus kita ingat bila kita dihadapkan pada kondisi survival :

S          : Size up the situation
Sadarilah kondisi survival ini.
Bagaimana kesehatan teman-teman maupun diri sendiri.
Apakah ada yang cedera?
Berapa banyak persediaan bahan makanan yang tersisa?
Dalam lingkungan seperti apakah kita berada?
U         : Undue haste makes waste
Tindakan yang terburu-buru cenderung menghasilkan kesia-siaan. Berpikir dan bertindaklah dengan bijaksana. Setiap langkah harus dipikirkan dengan mendalam.
R         : Remember where you are
Pengenalan akan lingkungan/daerah sekitar memberikan rasa kenal yang berpengaruh tehadap rasa aman. Apapun yang kita putuskan untuk diam ataupun mencari bantuan. Pengenalan medan merupakan hal yang esensial.
V         : Vanguish fear and panic
Kuasailaha rasa takut dan panik. Merasa takut adlah normal dan perlu. Takut merupakan reaksi tubuh yang normal dan berfungsi menyiapkan tubuh dalam menghadapi kondisi. Perlu, dengan ini diberikan tambahan energi pada tubuh bilamana diperlukan. Namun rasa takut harus dikuasai dan diokntrol. Bila tidak dikuasai maka rasa takut akan meningkat menjadi rasa panik. Panik akan mengakibatkan seseorang bertindak terburu-buru atau membuang energi. Panik juga dapat diakibatkan oleh rasa sepi, yang selanjutnya mengakibatkan putus asa.
I           : Improvice
- Salah satu cara mengatasi rasa takut adalah dengan mengisi waktu yang ada dengan kegiatan-kegiatan yang ditujukan pada usaha mengatasi kondisi survival
- Menerima kondisi yang ada dan berdasarkan hal itu merencanakan, mengusahakan kebutuhan-kebutuhan dengan improvisasi
- Ubahlah cara pandang terhadap apa yang ada. Inilah hal yang terpenting dalam berimprovisasi. Sebuah balok tidaklah sekedar sebuah balok. Tetapi dapat menjadi bahan dasar bivak, api, pakaian, dan sebagainya
V         : Value living(Hargailah Hidup!!!)
- Merupakan hal yang terpenting dalam kondisi survival. Bagaimana sikap kita terhadap hidup akan mempengaruhi kemampuan untuk dapat bertahan
- Orang dapat bertahan/berimprovisasi, dan dengan itu keluar dari kondisi survival karena mereka menghargai hidup atau tidak berputus asa
A         : Act like the natives
Belajarlah dari penduduk setempat. Mereka lebih mengetahui dan mengusai medan. Jika bertemu dengan penduduk asli, bersikaplah ramah
L          : Learn basic skills
Belajar dan latihlah teknik-teknik dasar. Jaminan yang terbaik adalah menguasai dan memahami teknik-teknik dan prosedur survival, sehingga merasuk dan dapat dikerjakan secara otomatis. Berlatih dan tambah/tingkatkan pengetahuan tentang survival.
Dari kata-kata kunci di atas dapat disimpulkan bahwa survival lebih merupakan sikap mental daripada penguasaaan pengetahuan. Meskipun demikian, hal ini tidak berarti bahwa pengetahuan harus diabaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar