Selasa, 11 Mei 2010

Label Karbon : Mengurangi Emisi Karbon & Mencegah Global Warming

Global Warming merupakan peningkatan suhu atmosfer, laut dan daratan bumi. Teman-teman tentu tahu penyebab peristiwa ini adalah meningkatnya kadar gas rumah kaca di udara. Dimana salah satu jenis gas ini adalah karbon dioksida (Co2). Semakin konsumtifnya gaya hidup masyarakat dan perkembangan teknologi yang pesat merupakan salah satu faktor meningkatnya kadar gas tersebut di atmosfer. Banyak dari kita yang tidak tahu bahwa produk yang kita gunakan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhaan konsumsi kita, seperti makanan dan minuman, juga dapat menyumbangkan emisi karbon ke lingkungan, sejak produk tersebut diproduksi hingga menjadi sampah yang tidak terpakai. Di Inggris pemasangan label karbon pada berbagai produk telah diterapkan untuk membantu mengatasi masalah emisi karbon ini.







Label karbon terpasang pada suatu produk untuk memberikan gambaran tentang emisi karbon dioksida yang diemisikan oleh produk tersebut. Label Karbon membantu konsumen untuk memilih produk yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian sektor industri akan dipaksa menerapkan sistem manajemen lebih ramah lingkungan pula, karena konsumen yang perduli tentunya akan lebih pilih - pilih dalam memenuhi kebutuhan konsumsinya. Label karbon pertama kali diperkenalkan oleh Carbon Trust. Sebuah perusahaan non profit yang didirikan pada tahun 2006 oleh Pemerintah Inggris. Tujuan dari Carbon Trust adalah mempercepat pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan. Selain label karbon, perusahaan ini mendampingi perusahaan lain untuk mereduksi emisi melalui peningkatan efisiensi energi, pengembangan teknologi yang rendah emisi karbon, pengembangan Building Design yang ramah lingkungan dan survei karbon.

1 komentar:

  1. sebuah hal yang perlu diperhatikan demi masa depan bumi kita((sok tuek le comment,)

    kalo ngecharge hp jangan lupa dilepas kalo dah gag dipake lagi, , ,itu juga bisa menimbulkan efek global warming looo, , ,katana c

    BalasHapus