Senin, 09 Agustus 2010

Hipotermia

Hipotermia adalah suatu keadaan dimana suhu tubuh berada dibawah suhu normal. Penyebabnya adalah suhu yang dingin serta mekanisme tubuh yang tidak dapat menggantikan panas yang hilang saat penurunan suhu ini terjadi. Pada tahap awal atau hipotermia ringan suhu tubuh turun hingga 35 C. Pada suhu tubuh di bawah 28 C artinya korban sudah mengalami hipotermia akut.
Gejala hipotermia
Tubuh terus- menerus mengigil dan tidak dapat menahan dingin.
Penurunan kondisi mental atau kebingungan.
Menghilangnya reaksi pupil.
Paradocixal feeling of warmth. Pada kondisi ini, penderita hypothermia justru akan merasakan hal yang sebaliknya, yaitu rasa panas kemudian mulai melepas bajunya satu – persatu.
Mengalami halusinasi, korban akan berusaha mengejar halusinasinya tersebut, sehingga banyak ditemukan korban hipotermia terjatuh ke jurang.

Penanganan
Jangan biarkan korban hypothermia tertidur.
Mengganti pakaian yang basah dan memakai jaket untuk menghangatkan dan mengembalikan kondisi normal suhu tubuh.
Memindahkan korban ke tempat yang lebih hangat.
Usahakan agar tidak terjadi perpindahan panas yang terlalu berlebih antara antara tubuh korban dengan tanah.
Menghangatkan tubuh dengan minuman hangat atau makanan yang mengandung banyak kalori.
Ada juga kemungkinan korban akan mengalami afterdrop, yaitu situasi yang terjadi ketika suhu tubuh malah turun ketika penghangatan. hal ini disebabkan aliran darah tepi melebar ketika dipanaskan. Pelebaran darah ini akan mengaliran darah yang dingin yang akan menurunkan suhu tubuh sehingga menggangu organ dan menyebabkan kematian. After drop dapat dihindari dengan memanaskan badan saja melalui pembuluh utama. Taruh penghangat tepat di kedua sisi leher, dan ketiak. Jangan memberikan korban alkohol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar