Rabu, 02 Juni 2010

Selokan Mataram Dan Kepedulian Masyarakat

Selokan Mataram dianggap seperti tempat pembuangan sampah. Kesadaran lingkungan yang rendah terhadap kebersihan Selokan Mataram juga sangat memprihatinkan. Tidak ada rasa ikut memiliki dalam budaya masyarakat khususnya daerah perkotaan. Akibatnya, mulai dari botol air mineral, kantong plastik, hingga sampah – sampah rumah tangga lainnya berserakan di ruas selokan. Bukan hanya itu, pembuangan limbah cair dan padat dari rumah tangga ataupun usaha – usaha kecil yang menjamur di sana tentunya membuat dasar selokan lebih cepat ditumpuki sedimen dan saluran cepat kotor.
Padahal Selokan Mataram sendiri dibangun untuk menghindarkan masyarakat Jogja dari kerja paksa (Romusha) pada masa pendudukan Jepang.Sebagai saluran irigasi  Selokan Mataram menjadi sumber pengairan bagi ribuan hektar lahan sawah yang dilewati. Suatu ironi karena karena kemakmuran yang diciptakan  menjadi bumerang. Melihat dari nilai historis Selokan Mataram tersebut, tidaklah berlebihan bila muncul kegundahaan akan kebersihan Selokan Mataram yang semakin memprihatinkan pada saat ini, sehingga membuat para aktivis yang tergabung dalam KRRJ (Komunitas Resik-Resik Jogja) merasa perlu melakukan suatu gebrakan untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan demi melestarikan Selokan Mataram sebagai cagar budaya, di samping untuk mengairi persawahan.  
KRRJ merupakan wadah anak- anak muda yang didirikan karena terpanggil melihat  kondisi Selokan Mataram kini. Langkah awal KRRJ adalah bekerja sama dengan warga Pringgolayan membuat acara “Merti Selokan” pada 7 maret 2010 yang lalu. Serangkaian acara dalam kegiatan ini adalah mural untuk anak-anak, talkshow, pentas seni, dan diakhiri dengan acara bersih-bersih Selokan Mataram.  Bersih – bersih ini dimaknai sebagai wujud rasa memiliki Selokan Mataram meskipun hamper semua penduduk disana tak ada berprofesi sebagai petani paling berkepentingan dengan saran irigasi tersebut. Oleh karena itu target bersih – bersih tersebut adalah untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa selokan ini ada yang memiliki.
 
Lalu bagaimanakah sejarah Selokan Mataram itu sendiri?. Temukan jawabannya di sini. Bagaimana tindakan pemerintah untuk mengatasi masalah ini?. Berita selengkapnya baca di sini.

1 komentar:

  1. karena kepedulian masih kurang dimiliki oleh masyarakat mungki, , ,atow karena gag punya tempadt sampah , , , ,???

    BalasHapus